Konfigurasi SNMP dan MRTG di Debian 9

Situs Pembantu Pembelajaran TKJ SMK Negeri 1 Kedungwuni

Konfigurasi SNMP dan MRTG di Debian 9

January 26, 2020 ASJ MRTG XII TKJ2 0

Nama: 1. Muhammad Arjun Arfani(06)
2. Muhammad Rizka Wahyu Hidayat(10)
Kelas : XII TKJ 2

 Konfigurasi SNMP dan MRTG di Debian 9

A.Tujuan

Siswa dapat mengetahui tentang SNMP dan MRTG

Siswa dapat mengkonfigurasi SNMP dan MRTG pada Debian 9

B.Teori Singkat

SNMP (Simple Network Management Protocol)

SNMP merupakan sebuah protokol jaringan yang didesain bagi pengguna khususnya administrator jaringan untuk memonitor aktifitas jaringan komputer dan mengontrol sebuah komputer atau server secara sistematis dari jarak jauh. SNMP bekerja dengan mengumpulkan data informasi dari elemen-elemen jaringan dengan parameter dan variabel tertentu dan menyimpannya dalam sebuah database.

SNMP terdiri atas tiga elemen sebagai berikut:

Manager, yaitu bertugas sebagai manajemen jaringan yangn mengumpulkan data informasi dari elemen-elemen jaringan yang ingin dimonitoring dan atau dikontrol. Bentuk dari manager ini berupa perangkat lunak yang didesain sedemikian rupa sekaligus memiliki fungsi antarmuka yang baik bagi penggunanya dalam hal ini network administrator jaringan. Perangkat lunak manager ini bisa di install di server yang sekaligus sebagai database server bagi data informasi SNMP, namun juga bisa di install pada dekstop atau laptop bahkan mobile devicedengan syarat server databasenya terpisah.

MIB (Management Information Base), yaitu database dari data informasi yang dikumpulkan oleh manager dari agen yang tersimpan dalam database server. Struktur data dalam MIB ini bersifat hirarki dan memiliki aturan sedemikian rupa sehingga informasi setiap variabel dapat dikelola atau ditetapkan dengan mudah.

Agen, yaitu suatu elemen jaringan yang dimonitoring atau dikontrol oleh manager. Pada umumnya perangkat jaringan seperti router dan server difungsikan sebagai agen dalam sistem manajemen jaringan. Hal ini disebabkan lalu lintas trafik data dengan jumlah yang besar melalui atau bermuara pada kedua perangkat jaringan tersebut. Setiap agen mempunyai database yang bersifat lokal dengan variabel-variabel tertentu, artinya secara default informasi disimpan dalam disk lokal dan digunakan oleh sistem operasi internal. Protokol SNMP yang diaktifkan pada suatu agen akan menjadikan data informasi agen seperti aktifitas trafik, dan keadaan proses di sistem internal dan kapasitas sistem dapat dikirim ke manager untuk dikelola lebih lanjut.

SNMP menggunakan protokol transport UDP (User Datagram Protocol) di port 161 untuk mengirimkan permintaan dari manager ke agen dan menerima jawaban dari agen ke manager. Struktur komunikasi antar elemen SNMP dapat dilihat pada gambar 1, yaitu Agen yang memiliki MIB akan memberikan data informasi yang diperlukan tapi tidak semua oleh manager menggunakan transport UDP yang berorientasi pada kecepatan pengiriman.

MRTG (Multi Router Traffic Grapher)

MRTG merupakan aplikasi yang berguna untuk memantau penggunaan “bandwith” dalam suatu network atau jaringan. MRTG berbentuk sebuah aplikasi “web-based” yang memberikan informasi secara grafikal dan secara “on-line” atau “real-time”.MRTG akan membuat grafik secara berkala per hari, per minggu, per bulan dan per tahun, sehingga anda dapat mendapat gambaran atas jaringan anda. Tetapi MRTG hanya mengumpulkan data dan mengolah grafik, bukan untuk memberikan peringatan. MRTG juga bergantung terhadap web server, karena grafik ditampilkan dalam suatu website. Paket-paket yang diperlukan oleh mrtg adalah apache2, snmp, adan snmpd.

C. Alat dan Bahan

-Laptop

-Software VirtualBox

-ISO Debian 9

D.Kesehatan dan Keselamatan Kerja

-Berdoa sebelum dan sesudah praktik

-Memakai wearpack

E.Langkah Kerja

1. Login pada debian dengan root dan isi password.

2. Tambahkan DVD 1,2,dan 3 setelah itu Ketik “apt-get update”

4.Setting IP dengan perintah “nano /etc/network/interfaces”.

Lalu restart dengan perintah “ /etc/init.d/networking restart”

5.Install Apache dengan perintah “apt-get install apache2”

 

6.Install SNMP dengan perintah “apt-get install snmp snmpd”

 

7.Lalu edit file snmpd.conf dengan perintah”nano /etc/snmp/snmpd.conf”

Pada baris agent Address ganti menjadi “agentAddress udp:161”

Hilangkan pagar(#) pada baris”rocommunity public localhost”

 

8.Kemudian restart snmpd agar konfigurasi yang telah dilakukan berjalan,dengan perintah ” /etc/init.d/snmpd restart”

 

9.Lalu ketik “ /etc/init.d/snmpd status” untuk mengecek status snmp

10.Install mrtg dengan perintah “apt-get install mrtg”

 

Pada bagian ini klik  “ya”

 

11.Lalu buat direktori mrtg dengan perintah”mkdir /var/www/html/mrtg”

 

12.Kemudian ketik perintah ”cfgmaker [email protected] > /etc/mrtg.cfg”

 

13.Kemudian edit file mrtg.cfg dengan perintah “nano /etc/mrtg.cfg”

Pada WorkDir dibawah baris “# for Debian”  tambahkan “/var/www/html/mrtg”

 

14.Buat file index.html pada direktori /var/www/mrtg dengan perintah “indexmaker /etc/mrtg.cfg > /var/www/html/mrtg/index.html.

 

16.Restart apache dengan perintah “service apache2 restart”

 

18.Setting IP laptop agar satu network dengan IP debian

19.Terakhir buka browser,lalu isikan pada URL denyvgan format berikut pada address bar   “192.168.1.1/mrtg”.

 

jika sudah muncul tampilan seperti berikut maka konfigurasi selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *